Pada Pelaku UMKM di Bluto, Mathur Husyairi Dorong Masyarakat Manfaatkan Potensi Lokal

- Admin

Sabtu, 4 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id Pasca di Kecamatan Gapura, Sumenep, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Mathur Husyairi kembali menggelar seminar UMKM dan Koperasi. Kali ini, seminar bertema Peran Penting UMKM dalam Memberdayakan Masyarakat Desa itu digelar di lesehan Khas Banyuwangi di Desa Gulukmanjung, Kecamatan Bluto.

Dalam keterangannya, Mathur mengungkapkan, seminar tersebut penting dilaksanakan untuk melecut semangat pelaku UMKM untuk meningkatkan karyanya. Hal ini demi mendorong perekonomian mereka. Pasalnya, sektor UMKM memang menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat di desa tersebut.

Dihadapan konstituennya itu, Mathur mengungkapkan, saat ini lapangan pekerjaan yang disediakan pemerintah masih cukup terbatas. Untuk itu, sektor UMKM inilah yang berperan penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Selain menghasilkan karya yang bernilai ekonomis, sektor UMKM selaku usaha lokal juga dapat menyerap tenaga kerja.

Baca Juga:  Komitmen Paslon MAJU Soal Infrastruktur, Ekonomi, dan Pendidikan dalam Debat Kandidat Pilkada Bangkalan 2024

“Lapangan kerja dari pemerintah ini sangat terbatas, oleh karena itu masyarakat digalakkan dengan membuka usaha lokal,” katanya dihadapan masyarakat.

Ia mengungkapkan, memang penting memberikan stimulus pada masyarakat bahwa disekitar mereka memiliki banyak potensi yang bernilai ekonomis jika dikelola dengan baik, utamanya melalui UMKM. Masyarakat harus banyak bereksperimen dalam menghasilkan suatu produk agar dapat menembus pangsa pasar yang lebih luas.

“Semisal dengan bahan baku jagung, ketela pohon dan seterusnya bisa dibuat bermacam makanan dan cemilan, tinggal kita ini kreatif melakukan uji coba,” terangnya.

Baca Juga:  Pupuk Subsidi Sering Langka, Mathur Husyairi : Pupuk Organik Harus Jadi Solusi

Kendati UMKM itu sudah dapat mengasilkan produk sendiri, ia mengingatkan agar tetap patuh pada aturan yang sudah pakem dibuat pemerintah. Dalam memproduksi dan memasarkan hasil produksinya, harus tetap ada standarisasi bahwa produk tersebut laiak diedarkan.

“Itu penting juga diperhatikan, baik dari segi bahan dan olahan nya seperti apa mengikuti dari standar produk yang nantinya punya lebel halal,” terang Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu.

Seperti disebutkan, di desa tersebut salah satu potensinya adalah sektor pertanian. Untuk itu, ia juga menyinggung perihal kelangkaan pupuk yang sering terjadi akhir-akhir ini. Ia meminta masyarakat agar memahami aturan agar tetap bisa mengawasi distrubusi pupuk hingga sampai di tangan petani.

Baca Juga:  Petani di Sampang Menjerit, Anomali Cuaca Rusak Tanaman Tembakau

Ia juga berharap masyarakat tidak tergantung pasa pupuk anorganik. Masyarakat didorong agar lebih memanfaatkan pupuk organik, seperti pupuk kandang yang memang proses pengelolaannya bisa dilaksanakan sendiri. “Panjenengan harus paham mekanismenya seperti apa, agar bisa transparan kepada masyarakat,” tuturnya.

Berita Terkait

Taro Ramaikan Kampung Ramadan di Jombang, Ajak Keluarga Berpetualang dalam Kebaikan
Balik Jengger Ayam GAYATRI: Harapan dan Kecemasan Suraji di Tanjungharjo Bojonegoro
LUsh Green Indonesia akan Gugat Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalnus, Ini Penyebabnya
SMKS PGRI Sukodadi Gelar Pameran Karya Tata Busana, Dorong Kreativitas dan Jiwa Wirausaha Siswa
Buruh Tembakau Baureno Bojonegoro Dapat DBHCHT, Petani Tembakau Ngayam Juga Berharap Dapat
Gotrade Gelar Roundtable Surabaya, Kupas Strategi Pasar AS 2026 dan Dorong Literasi Saham
Surabaya Printing Expo 2025 : Mesin Cetak Inovatif dan Teknologi Terbaru Jadi Sorotan
Respon Cepat Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, DPRD Sumenep Gelar RDP

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB