Oknum Pejabat Tinggi di Bondowoso Diduga ‘Overlapping’, jadi Tim Pansel tanpa Izin Bupati, PPP Setuju Bentuk Majelis Etik

- Admin

Kamis, 19 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Seorang pejabat tinggi di Kabupaten Bondowoso diduga menjadi tim panitia seleksi (Pansel) di kabupaten lain tanpa izin Bupati KH Salwa Arifin.

Dugaan ‘overlapping’ pejabat itu tidak hanya sekali, melainkan beberapa kali, termasuk menyelenggarakan kegiatan di kabupaten tetangga tanpa seizin pemimpinnya.

Kemudian ada juga informasi kuat bahwa pejabat tersebut menahan usulan penataan ASN yang direkomendasikan oleh Bupati dan Wakil Bupatinya sendiri.

DPC PPP selaku pengusung pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin – H. Irwan Bachtiar Rahmat setuju pembentukan majelis etik.

Baca Juga:  Akhir Pelarian Hendra Subrata, Buronan Kasus Percobaan Pembunuhan di Tahun 2008

“Kami juga menerima informasi bahwa pejabat itu menjadi tim pansel di kabupaten sebelah. Kalau ini benar terjadi tanpa izin bupati, tentu termasuk pelanggaran keras,” kata PLH DPC PPP Kabupaten Bondowoso, Samsul Hadi dikonfirmasi media, Rabu (18/1/2023).

Pihaknya dalam waktu dekat akan menghadap ke Bupati Bondowoso untuk menyampaikan informasi tersebut.

“Jika memang ada pembentukan majelis etik, kami setuju. Sebab itu melanggar aturan yang seharusnya tidak dilakukan oleh pejabat Bondowoso,” tegasnya.

Bahkan katanya, tidak ada alasan mempertahankan pejabat yang sudah tidak lagi menghormati pemimpinnya sendiri, sehingga diharuskan diproses sesuai regulasi.

Baca Juga:  3 Rumah di Jambeanom Dilalap Si Jago Merah

“Itu bentuk pembangkangan kepada Bupati,” geramnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru