Tak Jera Keluar Masuk Penjara, Warga Cerme Gresik Tetap Jadi Bandar Judi

- Admin

Kamis, 5 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK, SUARABANGSA.co.id – Aktivitas perjudian tumbuh subur di Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Terdapat dua jenis judi yang dijalankan warga setempat tersebut, yakni judi cap jiki dan sabung ayam.

Imam, asal Desa Cerme Lor, Kabupaten Gresik. Meski sudah 4 kali keluar masuk bui, tidak kapok bahkan tetap membandari praktek perjudian.

Jenis judi yang dibandari Imam ialah cap jiki atau judi dadu. Ia menjalankan aktivitas perjudian bersama rekannya, Gepeng. Bedanya, Gepeng khusus membandari sabung ayam.

Kepala Desa Cerme Lor, Arifin, mengatakan bila Imam sosok residivis kasus perjudian yang keluar masuk penjara.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Sepakati Permintaan Tiga Kepala Daerah Untuk Akhiri PSBB

“Warga itu kadang merasa terganggu, dia sudah empat kali dipenjara. Kita bantu keluar, kalau sudah kelima kalinya, mohon maaf,” terang Arifin ditemui di rumahnya, Kamis (5/1/2023).

Saat ditemui Imam awalnya mengelak dituding sebagai bandar judi. Walaupun dulu pernah, saat ini aktivitas tersebut sudah tidak berjalan lagi.

“Nggak mas, wis leren. (Nggak, sudah berhenti),” ucapnya.

Namun lambat laun ia pun mengakui, tapi tidak sesering sebelumnya.

Berbeda dengan Gepeng, dengan tegas dirinya tak mengelak sebagai bandar sabung ayam.

Baca Juga:  Wali Kota Padang Sidempuan Terima Audiensi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah

“Iki yo lahan ku, yo ancen salah yoan. (Ini lahanku, ya memang juga salah),” imbuhnya.

Pantauan di lokasi perjudian, Di lahan yang banyak tumbuh semak belukar itu, dijumpai beberapa ekor ayam jago. Sebagian sedang dimandikan empunya, sebagian pula masih berada di dalam kandang susun berbahan kayu.

Selain ayam dan kandang, di lokasi juga ditemukan pagar arena terbuat dari karet hitam dan biru berbentuk melingkar, limas rajutan kawat, kurungan bambu hingga karpet, Benda-benda ini lah yang merupakan alat peraga judi jenis sabung ayam.

Baca Juga:  Parah, Pemerintah Desa Montorna di Sumenep Diduga Bermain-main Dengan BLT DD

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru