Soal LGBT, Jawaban Neymar Simple : Kami Hanya Mencintai Wanita

- Admin

Minggu, 27 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARABANGSA.co.id – Piala Dunia Qatar 2022 memang banyak kontroversi. Salah satunya adalah soal isu LGBT. Sejumlah negara kontestan melakukan protes terhadap Qatar perihal aturan yang diberlakukan selama piala dunia berlanhsung.

Sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar melarang penggunaan ban kapten pelangi atau ‘One Love’ yang merupakan simbol dukungan terhadap komunitas LGBT. Dinegara yang mayoritas berpenduduk muslim tersebut, homoseksualitas dianggap sebagai sesuatu yang ilegal.

Kontestan piala dunia mulai dari Inggris, Jerman, Perancis, hingga Denmar melakukan protes. Seperti Jerman misalkan, para pemain Der Panzer melakukan sesi foto dengan gaya tutup mulut sebagai protes atas kebijakan tersebut. Bahkan, Denmar mengancam akan mundur dari Piala Dunia 2022. Alasannya, bagi mereka LGBT merupakan bagian dari keberagaman dan hak asasi manusia.

Baca Juga:  Profil Muhammad Fikri Mustofa, Pevoli yang Tampil Garang di Kapolri Cup 2023

Namun hal berbeda terjadi pada pemain bintang asal Brazil, Neymar. Soal LGBT, mantan pemain FC Barcelona yang kini berseragam Paris Saint-Germain tersebut memiliki jawaban sederhana perihal LGBT yang kini menjadi isu hangat pada perhelatan sepak bola terakbar sejagat raya itu.

Seperti dikutip dari Viva.co.id, dilansir dari berbagai sumber, saat konferensi pers Neymar sempat ditanya pendapatnya soal LGBT. Jawaban Neymar cukup simpel. Dirinya mengatakan bahwa ia hanya mencintai wanita. “Di tim nasional (Brasil), kami hanya mencintai wanita,” kata Neymar dilansir dari sumber tersebut.

Baca Juga:  Gol Telat Casemiro Bawa Brazil ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

Apa yang dilakukan Neymar itu sejalan dengan mega bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo. Sebagai kapten Timnas Portugal, antan pemain Real Madrid dan Juventus tersebut memilih menolak menggunakan ban kapten ‘One Love’.

Peraih lima gelar balon d’or tersebut lebih memilih menghormati peraturan Qatar dan FIFA. Ia menghormati Qatar sebagai tuan rumah yang mayoritas penduduknya beragama muslim.

Neymar Cidera

Pada piala dunia tahun ini, Brazil sendiri tergabung dalam grup G berama Kamerun, Swiss, dan Serbia. Pada laga perdana, Brazil mengalahkan Serbia dengan skor 2-0. Dua gol tim samba dicetak Richarlison.

Baca Juga:  Istimewa, Ronaldinho Bisa Pilih Posisi Sendiri di Rans Nusantara FC

Namun, kemenangan Brazil atas Serbia ini memakan tumbal. Salah satunya adalah pemain bintang Brazil, Neymar harus mengalami cidera engkel. Ia ditarik keluar dan digantikan Antony pada menit ke 79.

Neymar cedera saat Brasil bertemu Serbia. Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS

Bahkan, mantan pemain Santos FC tersebut terlihat menangis saat keluar lapangan. Ia khawatir tidak dapat melanjutkan kiprahnya pada Piala Dunia yang disebut sebagai piala dunia termahal sepanjang sejarah ini.

Neymar tertatih-tatih saat menuju ruang ganti usai Brasil vs Serbia di Piala Dunia 2022. (REUTERS/MOLLY DARLINGTON)

Hasil pemeriksaanpun mengatakan Neymar harus beristirahat beberapa waktu. Setidaknya hingga pertandingan fase grup berakhir. Ia harus melewatkan laga melawan Kamerun dan Swiss. Ia diprediksi bisa bermain pada fase gugur jika tim seleccao bisa melangkah ke babak tersebut.

Berita Terkait

Ditahan Imbang Tanjung Verde, Ini ‎Skuad Spanyol di Piala Dunia 2026
Lantik Pengurus IPSI, Bupati Bojonegoro Targetkan Prestasi Pesilat Bojonegoro Lebih Baik Lagi
Bupati Setyo Wahono Kometmen Memajukan Sepak Bola di Bojonegoro
Gowes Bersama Bupati dan Wabup Bojonegoro Diikuti Ribuan Peserta, Direktur PDAM se-Jatim Turut Hadir
Bupati Bojonegoro Buka Peluang Prestasi Bagi Atlit Pencak Silat
Cari Bibit Atlit Sejak Dini, PSHT Bojonegoro Gelar Kejuaraan SH Champion Kids
KBI Bojonegoro Menurunkan 8 Atlit di Kejurprov, Sabet 6 Medali
Bupati Sumenep Lantik Pengurus IPSI, Ketua Pastikan Akan Cetak Atlet-atlet Handal

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru