Soal Kecelakaan Lalulintas di Jalan Raya Pleyang Sampang, Rekanan Sebut Bukan Akibat Tumpukan Material

- Admin

Selasa, 8 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pihak CV Harum Sari membantah bila kecelakaan lalulintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, itu akibat dari tumpukan material yang berada di lokasi tersebut.

Toip, selaku pelaksana kegiatan tersebut awalnya mengaku kaget saat mendengar jika ada kecelakaan lalulintas yang di sebabkan oleh tumpukan material pembangunan yang tengah dikerjakan pihaknya itu.

“Awalnya kami kaget, lalu kami mencari informasi terkait kecelakaan lalulintas itu. Ternyata dipastikan bukan karena akibat tumpukan material proyek,” kata Toib, saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Selasa (08/11/2022) via WhatsApp.

Baca Juga:  Miris, Bertahun-tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Jalan Milik Pemkab Sampang Ini Bagaikan Kubangan Kerbau

Diceritakannya, jika musibah yang menimpa korban itu terjadi bukan akibat dari kelalaian pihaknya, tetapi saat itu korban yang berada di selatan jalan berniat untuk membantu pengendara yang sedang terjatuh di utara jalan.

“Kecelakaan yang menimpa korban itu terjadi saat korban nyeberang untuk menolong pengendara yang jatuh. Saat menyeberang itulah korban diduga tidak melihat situasi jalan sehingga terjadi kecelakaan,” urainya.

Saat mendengar adanya kecelakaan tersebut, kata Toip, pihaknya langsung mendatangi keluarga korban untuk mengetahui kondisi serta penyebab terjadinya kecelakaan. Selain itu, sebagai bentuk prihatin kepada korban, pihaknya juga memberikan santunan.

Baca Juga:  Gagal Curi Sepeda Motor, Seorang Pria di Pangarengan Sampang Babak Belur Diamuk Massa

“Kami langsung ke rumah korban untuk melihat kondisi sekaligus memberikan santunan sosial. Keluarga korban mengaku jika kecelakaan tersebut merupakan musibah yang disebabkan karena kelalaian korban sendiri serta kelalaian pengendara,” imbuhnya.

Ketika disinggung soal penempatan material yang berada di bahu jalan, Toip mengaku jika hal tersebut bukan karena ada unsur kesengajaan tetapi karena saat material itu tiba di lokasi, para pekerja sedang fokus mengerjakan cor.

“Posisi material itu tidak terlalu memakan badan jalan kok, memang awalnya mau dipindah tetapi karena saat itu para pekerja lagi lembur ngecor hingga subuh. Jadi keecapean hingga tidak sempat memindahkan bahan material itu,” tandasnya.

Baca Juga:  Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan dengan Sajam di Jalan Lingkar Selatan Sampang

Toip mengklaim, jika pekerjaan tersebut sudah memenuhi aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru