Soal Kecelakaan Lalulintas di Jalan Raya Pleyang Sampang, Rekanan Sebut Bukan Akibat Tumpukan Material

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Pihak CV Harum Sari membantah bila kecelakaan lalulintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, itu akibat dari tumpukan material yang berada di lokasi tersebut.

Toip, selaku pelaksana kegiatan tersebut awalnya mengaku kaget saat mendengar jika ada kecelakaan lalulintas yang di sebabkan oleh tumpukan material pembangunan yang tengah dikerjakan pihaknya itu.

“Awalnya kami kaget, lalu kami mencari informasi terkait kecelakaan lalulintas itu. Ternyata dipastikan bukan karena akibat tumpukan material proyek,” kata Toib, saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, Selasa (08/11/2022) via WhatsApp.

Baca Juga:  Diduga Kurang Perawatan, Kamera CCTV di Sejumlah Lokasi di Sampang Tak Berfungsi Maksimal

Diceritakannya, jika musibah yang menimpa korban itu terjadi bukan akibat dari kelalaian pihaknya, tetapi saat itu korban yang berada di selatan jalan berniat untuk membantu pengendara yang sedang terjatuh di utara jalan.

“Kecelakaan yang menimpa korban itu terjadi saat korban nyeberang untuk menolong pengendara yang jatuh. Saat menyeberang itulah korban diduga tidak melihat situasi jalan sehingga terjadi kecelakaan,” urainya.

Saat mendengar adanya kecelakaan tersebut, kata Toip, pihaknya langsung mendatangi keluarga korban untuk mengetahui kondisi serta penyebab terjadinya kecelakaan. Selain itu, sebagai bentuk prihatin kepada korban, pihaknya juga memberikan santunan.

Baca Juga:  Lima Kapolres Jajaran Polda Jatim Dimutasi

“Kami langsung ke rumah korban untuk melihat kondisi sekaligus memberikan santunan sosial. Keluarga korban mengaku jika kecelakaan tersebut merupakan musibah yang disebabkan karena kelalaian korban sendiri serta kelalaian pengendara,” imbuhnya.

Ketika disinggung soal penempatan material yang berada di bahu jalan, Toip mengaku jika hal tersebut bukan karena ada unsur kesengajaan tetapi karena saat material itu tiba di lokasi, para pekerja sedang fokus mengerjakan cor.

“Posisi material itu tidak terlalu memakan badan jalan kok, memang awalnya mau dipindah tetapi karena saat itu para pekerja lagi lembur ngecor hingga subuh. Jadi keecapean hingga tidak sempat memindahkan bahan material itu,” tandasnya.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Hadiri Launching Aplikasi Cak Tejo

Toip mengklaim, jika pekerjaan tersebut sudah memenuhi aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Leave a Reply