Proyek Drainase Perkotaan milik Dinas PUPR Sampang Makan Korban, Tumpukan Material Penyebabnya?

- Admin

Sabtu, 5 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Warga di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengecam keras adanya tumpukan material yang telah memakan korban.

Pasalnya, proyek drainase perkotaan milik Dinas PUPR setempat yang tengah di kerjakan oleh CV Harum Sari itu diduga secara sembarang menumpukkan material proyek, sehingga menyebabkan dua orang warga sekitar mengalami kecelakaan.

Habib Abdurrahman Al Hered, salah seorang tokoh masyarakat setempat menilai, pihak pelaksana proyek tersebut tidak mempedomani juknis pengerjaan pembangunan. Menurutnya, seharusnya pengerjaan tidak secara serampangan.

Baca Juga:  Nakes Puskesmas Keluhkan Gaji di Bawah UMK, Kadinkes Sampang: Kalau Tidak Berkenan Bisa Mengundurkan Diri

“Dan adanya tumpukan material memakan bahu jalan ini, itu sangat ganjal, ya jelas tidak sesuai juknis lah, mereka kerja itu kan ada petunjuk,” ujar Habib Abdurrahman kepada kontributor suarabangsa.co.id, Jumat (05/11/2022).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur oleh pemerintah pada umumnya dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau setidaknya bermanfaat bagi masyarakat.

“Tetapi proyek pembangunan drainase perkotaan di Jalan Pleyang ini justru sangat merugikan warga setempat. Pihak pelaksana selain tidak paham aturan proyek, juga tidak paham adat ketimuran,” sesalnya.

Baca Juga:  Pakai Dana DBHCHT, Pemkab Pamekasan Berikan 20 Paket Mesin Rajang Bagi Petani

Seharusnya, kata Habib Abdurrahman, pihak pelaksana memberikan citra baik sesuai aturan. Ia mengaku sangat kecewa dengan sikap pemilik proyek yang enggan memperhatikan keselamatan pada para pengguna jalan.

“Bukannya malah sesuka hati kayak gitu dan ini sudah memberikan stigma negatif sepertinya, karena tumpukan material saja dia berani secara serampangan, apa kualitas kerjanya juga dapat kita percaya?,” sebutnya.

Dia juga menyebut, material yang berada di badan jalan itu sangat berbahaya ketika malam hari. Karena penerangan lampu jalan terkadang tidak nyala. Ditambah rambu yang dipasang kadang tidak terlihat.

Baca Juga:  Viral Video Warga di Sampang Temukan Jasad Pria Penuh Luka, Kapolsek Robatal Bilang Begini

Selain meminta pihak pelaksana tersebut bertanggungjawab, dirinya juga mendesak perusahaan itu meminta maaf kepada masyarakat Pleyang dan para pengguna jalan.

“Perusahaan tersebut bisa dituntut secara hukum, baik perdata maupun pidana, karena kelalaiannya dalam pengerjaan proyek yang mengakibatkan jatuhnya korban,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Harum Sari sebagai penanggungjawab dan leading sektor pembangunan tersebut masih belum bisa dikonfirmasi. Begitu pun juga pihak Dinas PUPR Sampang.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru