Bojonegoro Night Carnival, Hadirkan Nuansa Era Kejayaan Majapahit dan Berdirinya Bojonegoro

- Admin

Jumat, 21 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengajak masyarakat untuk menghadirkan kembali nuansa kejayaan Majapahit, dan merekontruksi sejarah berdirinya Majapahit dengan menyelenggarakan pawai budaya atau karnaval budaya pada malam hari.

Puluhan ribu warga Bojonegoro tumpah ruah menunggu kedatangan Peserta Carnival Night Bojonegoro yang dipimpin Bupati Anna Muawanah yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Bojonegoro. Kamis (20/10/2022).

Dalam Carnival night Bojonegoro (CBN) mengambil tema “Suryaning Bojonegoro”.
Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 91 Peserta dari jajaran Forkopimda, OPD, BUMD, Camat, Dan Kades, Bojonegoro.

Nuansa Carnival Night Bojonegoro Berjalan dengan aneka Ornamen nuansa era Majapahit berjalan menyapa warga Bojonegoro, menggambarkan kejayaan Kerajaan Majapahit, Kerajaan Demak, Kerajaan Pajang, Kerajaan Mataram Islam, Kerajaan Surakarta Hadiningrat, Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat, Dan Kabupaten Jipang/Bojonegoro. Warga Bojonegoro tumpah ruah di sepanjang jalanan protokol kota.

Dari pantauan Awak media Suara Bangsa, sebelum acara dimulai Bupati Bojonegoro dinobatkan menjadi Ratu Tribuana Tungga Dewi, dan Bupati membacakan petuah pada warganya untuk bersatu menyayangi dan mengasihi sesama, yang di kawasan hutan maupun di desa, dan bersatu membangun negeri Nusantara.

Baca Juga:  KPK RI Lakukan Monitoring dan Evaluasi MCP untuk Pemkab Bojonegoro

Dalam pawai Karnaval tersebut Bupati bersama suami yang berkostum Raja Majapahit ke III Di urutan pertama, dua sejoli Bupati bersama sang suami sebagai Sri Kertawardhana pimpin perjalanan pawai BNC sapa ribuan warga pun antusias menyapa bupati dan suami.

Bupati bersama suami dengan kostum Kerajaan Majapahit Ke-III, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah tampil anggun berbusana Ratu Tribuwana Tungga Dewi di atas singgasana kereta kencana, dan diikuti beberapa Forpimkab, SKPD dan OPD dari belakang.

Dari tampilan tampilan Tiap tiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), menceritakan Kabupaten Bojonegoro pada awalnya bernama Kadipaten Jipang dibawah pimpinan keturunan Adipati Sukawati yang memerintah sejak 1619 M terkenal sangat anti VOC dan berupaya untuk mengingatkan Susuhunan Amungkarat I untuk berhati-hati terhadap VOC yang memperluas kekuasaannya.

Baca Juga:  Pedagang Gembira, Pasar Srimangunan Sampang Ramai Pengunjung Jelang Ramadhan

Akan tetapi keadaan tidak berubah, bahkan perjanjian VOC dengan Mataram diperkuat lagi pada tanggal 20 Oktober 1677 oleh Susuhunan Amungkarat II. Kerajaan Mataram berusaha memperbaiki kondisi Pemerintahan dengan melakukan perubahan status Adipaten menjadi Kabupaten Jipang dan menetapkan Mas Tumapel menjadi Bupati pertama. Dari tanggal inilah pada tanggal 20 Oktober 1677 sebagai Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro.

Salah satu penonton dari Kapas Anik Setyowati mengatakan pada awak media,Bojonegoro Night Carnival bisa menjadi ajang bergengsi dan sebagai destinasi baru sebagai kalender tahunan, ke depan tidak hanya OPD dan SKPD yang mengikuti, tapi warga Bojonegoro dan sekolah bisa mengikuti dalam Acara tersebut.

Tambahnya, hal tersebut bisa menambah pemasukan dan membangkitkan pelaku pelaku industri, dari jasa rias sampai pedagang kecil dan seniman yang ada di Bojonegoro.

“Ini menarik, kalau tahun depan difestivalkan dan saya kira warga sangat antusias, hal ini juga bisa menjadi agenda kalender tahunan sebagai ajang wisata Bojonegoro, dengan kegiatan tersebut semua diuntungkan dari juru rias, sewa kostum, pedagang kaki lima, dan tukang parkir semua diuntungkan dengan gelaran ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Masyarakat Bojonegoro Lestarikan Tradisi Pakurmatan Agung Sasi Suro

Beberapa kelompok millenial pun rela datang lebih awal untuk hunting foto dan menyaksikan Bojonegoro Night Carnival (BNC). “Bagus dan baru pertama kali ada karnaval di malam hari, pesertanya banyak, cakep-cakep dan cantik-cantik, semoga tahun depan ada lagi yang lebih keren,” harapnya.

Selain gelaran Bojonegoro Night Carnival (BNC) pemkab juga membagikan kupon gratis pada warganya, diman beberapa SKPD dan OPD memborong pedagang kaki lima di setiap titik tempat jalan yang dilalui BNC, hal tersebut menjadi berkah tersendiri bagi Warga Bojonegoro, ada sejumlah 13 titik lapak dengan berbagai jenis kuliner dengan cara menukar kupon yang di dapat di titik yang telah ditentukan.

Berita Terkait

Ribuan Santri dan Pengurus NU Pulau Mandangin Sampang Tumplek Blek Peringati 1 Muharram
PSHT Rayon Tanjungharjo Bojonegoro ikut Meriahkan Haflah Akhirussanah
Hasil Panen Tidak Diserang Hama, Desa Brabuwan Bojonegoro Sedekah Bumi Nanggap Dalang Kondang
24 Peserta Oklik Ramaikan Festival Ramadhan Bojonegoro 2024, Begini komentar Pj Bupati
Panggung Budaya Madura #2 Meriahkan Hari Jadi ke-400 Sampang
HJB ke 346, Pj Bupati Bojonegoro Berharap UMKM Menjadi Pergerakan Ekonomi
Meski Cuaca Panas, Pawai Budaya Gumbregkan Desa Sembung Bojonegoro Berlangsung Meriah
Kapas Carnival Night Bojonegoro Sukses Digelar, Gali Potensi Budaya

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juli 2024 - 23:54 WIB

Pelaku Pencurian di Rumah Dokter di Pamekasan Berhasil Dibekuk

Sabtu, 29 Juni 2024 - 16:34 WIB

Dua Pelaku Pencuri Hewan Ternak Berhasil Dibekuk Polres Bojonegoro

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:09 WIB

Operasi Semeru 2024, Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 12 Kasus

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:30 WIB

Polisi yang Dilaporkan Warga Surabaya Bantah Telah Meminta Sejumlah Uang

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:58 WIB

Diduga Dimintai Rp 10 Juta, Korban Penipuan Asal Surabaya Laporkan Oknum Polsek Kenjeran ke Propam

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:26 WIB

Kelola Situs Porno, Pria Asal Malang Diamankan Polda Jatim

Rabu, 5 Juni 2024 - 18:50 WIB

Polda Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Tukar Guling TKD di Sumenep

Senin, 27 Mei 2024 - 14:58 WIB

Pelaku Penembakan Misterius di Tol Waru dan Surabaya Ternyata Mahasiswa

Berita Terbaru