Sambut Keluarganya yang Umroh, Warga Dungkek Sumenep Tewas Kena Ledakan Petasan Bambu

- Admin

Minggu, 2 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Warga Desa Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep tewas terkena ledakan petasan bambu untuk menyambut jemaah umrah.

Korban yang merupakan seorang lansia tewas terbakar di tempat kejadian. Tubuh lansia itu gosong usai dilalap api dari ledakan petasan bambu yang dibakar sebagai tradisi untuk menyambut jemaah umrah.

Peristiwa ledakan petasan bambu yang memakan korban tersebut diketahui dari sebuah video warganet yang sempat viral di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 15 detik yang diterima redaksi, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam, tampak sejumlah warga histeris melihat korban tewas dengan kondisi tubuh yang gosong di sebuah kebun.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Dampingi Kunjungan Kerja Wapres Ma'ruf Amin

Peristiwa nahas itu rupanya terjadi di Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-batang, Sumenep pada Sabtu, 1Oktober 2022 pagi.

Salah satu warga, Mashudi (35) menyebut, korban tewas bernama Kamsidin (60) warga Desa Candi, Dungkek, Kabupaten Sumenep.

“Kejadiannya di Banuaju Barat tadi pagi,” kata Mashudi dikutip dari detikJatim, Ahad, 2 Oktober 2022.

Mashudi menyebut, korban terkena petasan atau ledakan meriam bambu. Petasan itu memang sengaja dibunyikan untuk menyambut salah satu warga yang baru saja pulang menunaikan ibadah umrah. Hal ini merupakan salah satu tradisi di Sumenep.

Baca Juga:  Sedang Nonton TV, Warga Sumenep Dibacok Berkali-kali

“Korban terkena ledakan petasan seperti meriam bambu saat menyambut jemaah umrah yang baru datang,” tutur Mashudi.

Sementara Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S membenarkan kejadian tersebut.

Widiarti mengatakan, anggota Polsek Batang-Batang yang melakukan olah TKP di lokasi dan memeriksa sejumlah saksi.

“Anggota masih di TKP,” kata Widiarti, Sabtu, 1 Oktober 2022 sore.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru