Penuhi Kebutuhan Subsidi, Pemdes Jebung Lor Bondowoso Lakukan Sosialisasi Validasi RDKK

- Admin

Jumat, 30 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Pemerintah Desa Jebung Lor Kecamatan Tlogosari Kabupaten Bondowoso Jawa Timur, menyelenggarakan musyawarah desa (Musdes), sosialisasi validasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani, (RDKK) Petani, dan musyawarrah Gapoktan juga Poktan, di Kantor Desa setempat. Jum’at, (30/9/2022).

Acara tersebut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Andi Hermanto, Camat Tlogosari, PPL, Kades Jebung Lor Daniel Andre Tanoko, Pengurus Gapoktan, Poktan, dan ratusan petani Desa Jebung Lor.

Kapela Desa Jebung Lor, Daniel Andre Tanoko, mengatakan bahwa pertemuan ini dilakukan dalam rangka menyesuaikan RDKK untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dan penyesuaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang, (SPPT).

“Tujuan penyesuaian RDKK ini meningkatkan peran kelompok tani dalam menyusun rencana kegiatan usahatani berkelompok, sehingga kebutuhan pupuk dengan lahan yang dimiliki oleh petani susuai dengan kebutuhan,” ujar Kades Daniel.

Baca Juga:  Lantik Pimpinan Baznas, Bupati Sumenep Harapkan Ini

Sedangkan RDKK sendiri, kata Daniel, merupakan alat perumusan untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi, apalagi beberapa bulan terakhir ini kebutuhan pupuk bagi petani belum terpenuhi.

“Maka dari itu, kita juga mengundang PPL, karena peran penyuluh pertanian untuk memberikan membimbingan kepada kelompok tani dalam rangka menyusun rencana kegiatan kelompok,” tegasnya.

Selain itu, musdes ini dilaksanakan untuk mengetahui pemilik SPPT, karena pajak merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh masyarakat.

“Jadi kita dapat mengetahui siapa sebenarnya yang memiliki SPPT itu,
Karena tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak saat ini masih rendah. Ada yang menganggap membayar pajak bukan suatu kewajiban,” tegasnya.

Bahkan masih ada sebagian masyarakat tidak membayar pajak itu, karena gagal panen, karena tanamannya tidak di pupuk, karena untuk mendapatkan pupuk sangat sulit. Kalaupun ada pupuk tapi di atas HET.

Baca Juga:  Gudang Penyimpanan Solar di Bondowoso Ludes Dilalap si Jago Merah

“Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang membayar pajak, maka kita mengundang Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Pak Andi Hermanto, Pak Camat dan PPL, untuk membantu mensosialisasikan penting membayar pajak,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, Andi Hermanto, mengungkapkan, terkait kelangkaan pupuk susbsidi akhir-akhir ini karena dipicu oleh dugaan permainan distributor dan kios.

Padahal, menurut ketua Pansus pupuk ini, stok pupuk untuk petani di Kabupaten Bondowoso cukup. Bahkan ada beberapa Distributor yang melakukan penebusan ke produsen pada bulan September ini sudah 100%.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Beri Pesan pada Bupati Bondowoso Salwa Arifin Tentang Ekonomi saat di Bali

“Nah, tapi kenapa keberadaan pupuk susbsidi di Bondowoso masih sulit dan langka? Ini yang akan kita Bongkar di Pansus DPRD,” tegasnya.

Dijelaskan, tahun 2022 ini Bondowoso mendapat tambahan pupuk sebanyak 5000 ton, dan ini untuk memenuhi kebutuhkan pupuk mulai bulan Oktober, Nopember sampai bulan Desember.

Sebelumnya, sesuai dengan catatan yang didapat dari produsen, stok pupuk bersubsidi tahun 2022 ini sebanyak 25 ribu ton lebih.

“Makanya, saya mengapresiasi Kades Jebung Lor, yang telah memulai untuk menyusun RDKK dan menyesuaikan kebutuhan pupuk bagi petani di Jebung Lor, mudah-mudahan upaya pemahaman yang dilakukan oleh Kades ini dapat membuahkan hasil dalam rangka mensejahterakan masyarakat, sehingga masyarakat bisa bayar pajak,” pungkas Politisi PDI Perjuangan ini.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB