Dugaan Pungli di Sekolah MAN 2 Kota Padang Sidempuan, Ini Kata Kepala Sekolah

- Admin

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG SIDEMPUAN, SUARABANGSA.co.id Kepala Sekolah (Kepsek) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara, diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) kepada para siswanya.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, tidak hanya melakukan pungutan pada siswa aktif, pihak sekolah juga melakukan pungutan pada para alumni MAN 2, guru-guru serta pada orang tua murid.

Selain itu, pihak Kemenag juga memberikan kontribusi kepada pihak sekolah untuk pembelian pengadaan mobil MAN 2 Kota Padang Sidempuan.

Tidak tanggung-tanggung, jumlah uang yang dipungut dari siswa-siswi sebesar Rp 1.200ribu. Uang itu diperuntukan untuk pembelian buku serta pengadaan mobil sekolah.

Belum lagi dengan jumlah siswa-siswi sekolah MAN 2 Kota Padang Sidempuan yang begitu banyak. Yakni untuk kelas dua total ada 313 murid, dan kelas tiga total ada 297 murid. Belum diketahui pasti, berapa pihak sekolah mengutip siswa kelas dua dan kelas tiga MAN 2 kota Padang Sidempuan.

Baca Juga:  Di Tengah Euforia Tahun Baru, Warga Pamekasan Ini Hanya Bisa Meratap

“Ia benar, anak kami dimintai sumbangan sebesar Rp 1.200 ribu. Itu siwa kelas satu. Bayangkan, bila di total jumlah keseluruhan uang pungutan tersebut,” kata salah satu wali murid yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Dengan adanya pungutan sebesar itu, kata dia, banyak orang tua murid yang tidak sepakat namun tidak ada yang berani mengadu. Mereka bungkam.

“Cuma saya yang berani mengadukan ini ke media dan saya berharap uang saya itu di kembalikan oleh pihak sekolah,” sesalnya sembari berharap uangnya dikembalikan.

Baca Juga:  Silaturrahim Ramadhan Ke Angkola Sangkunur, Masyarakat Apresiasi Kepemimpinan Bupati Tapanuli Selatan

Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 2 kota Padang Sidempuan, Maisyaroh saat dikonfirmasi membenarkan adanya pungutan tersebut. Dia juga membenarkan, jika hasil dari pembelian pengadaan mobil itu adalah uang dari hasil penjualan sabun yang dilakukan oleh siswa-siswi MAN 2 Kota Padang Sidempuan.

“Peraturan kemenag nomor 16 tahun 2020, memperbolehkan adanya pengutipan dana dengan landasan suka rela dan tidak ada paksaan dalam penggalangan dana tersebut,” kata dia, didampingi Ketua Komite Gunawan Siregar serta salah satu guru Asriani Siregar, Kamis (08/09/2022).

Menurut Maisyaroh, pihaknya telah menggelar rapat komite sekolah bersama orang tua murid dan memberikan persentase terkait pengutipan penggalangan dana bantuan pembelian mobil bis sekolah.

Baca Juga:  Wali Kota Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPJ Tahun 2022 dan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah

“Sebelumnya, kami sudah rapat komite. Kami sampaikan pada para siswa dan juga wali murid untuk meminta sumbangan pembelian mobil sekolah dengan harga kurang lebih Rp 500juta,” beber Maisyaroh memungkasi.

Namun, saat wartawan melakukan wawancara dengan Maisyaroh, Asriani Siregar dengan tidak sopan mengoceh dan mengatakan ke awak media bahwa wartawan tidak bisa diajak kerja sama (dalam bahasa Tapsel; wartawan on inda bisa diajak kerja sama).

Seolah-olah para wartawan itu dianggap mengundang amarah, emosi serta kecewaan diruang kepala sekolah tersebut. Menurut dugaan wartawan, sikap Asriani Siregar telah menyalahi undang-undang keterbukaan informasi publik dan tidak layak menjadi kepala sekolah MtsN kota Padang Sidempuan.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru