Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Diduga Mengendap Dua Tahun di Polres Padang Sidempuan

- Admin

Kamis, 25 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG SIDEMPUAN, SUARABANGSA.co.id – Kasus pencabulan terhadap anak yang terjadi pada April 2020 lalu diduga mengendap di Polres Padang Sidempuan dengan LP: STPL/314/IX/2020/SU/PSP, tertanggal 22 September 2020 lalu.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Baru By Pass, Pudun Jae, Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua Kota Padang Sidempuan. Terduga pelaku adalah AL (32) Pria beranak satu warga Kecamatan Batu Nadua melakukan tindakan pencabulan di sebuah kafe kepada anak dibawah umur DFS (14) warga Kecamatan Padang Sidempuan Utara.

Juli Herniatman Zega Pengurus dari Yayasan Burangir mengungkapkan kasus tersebut ditangani 2020 dan hingga kini belum ada proses.

Baca Juga:  Jelang New Normal, Kanit PJR Jatim V Situbondo Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Covid-19

“Ia benar, sudah dua Tahun kasus ini dan kita yang mendampingi jadi bingung dengan kejadian ini,” ungkap Juli Zega, Rabu (24/8/2022).

Terkait hal tersebut, Aliansi Wartawan dan LSM Tabagsel meminta Kapolres agar segera mengusut dan menyelesaikan kasus tersebut, sebab dugaan pencabulan terhadap anak adalah kejahatan yang tidak bisa ditunda – tunda ataupun didamaikan.

“Kita harap Bapak Kapolres segera tindak lanjuti laporan itu sesuai LP, dan pelaku segera diproses. Karena ini juga kasus yang khusus,” harap puluhan para LSM dan Wartawan.

Baca Juga:  Komisariat PMII STAIM Tarate Gelar Acara MAPABA, Ini Harapan Ketua Cabang PMII Sumenep

Sedangkan dalam Laporan Polisi, Undang-undang yang dilaporkan yakni sesuai UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 81 (2) dan UU Nomor 23 Tahun 2002.

Berita Terkait

Ledakan Bom di Detasemen Gegana Satuan Brimob Surabaya Gegerkan Warga
Kantor PKPN Pamekasan Mendadak Jadi Cafe
Sisi Lain di Demo di Bawaslu Pamekasan
Seperti Permainan Petak Umpet, Segel Pintu Bawaslu Pamekasan Kini Terbuka Lebar
Diwarnai Aksi Saling Dorong dan Blokade Jalan Nasional, LSM Famas Segel Kantor Bawaslu Pamekasan
Prabowo-Gibran Menang, Jamaah Manaqib Kang Ten Group di Tuban Gelar Syukuran
Diduga Tekanan Ekonomi, Kakek di Jember Ditemukan Gantung Diri
Rumahnya Dilempari Bom OTK, Begini Cerita KPPS di Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 14:04 WIB

Ledakan Bom di Detasemen Gegana Satuan Brimob Surabaya Gegerkan Warga

Sabtu, 2 Maret 2024 - 17:07 WIB

Kantor PKPN Pamekasan Mendadak Jadi Cafe

Jumat, 1 Maret 2024 - 23:19 WIB

Sisi Lain di Demo di Bawaslu Pamekasan

Jumat, 1 Maret 2024 - 19:37 WIB

Diwarnai Aksi Saling Dorong dan Blokade Jalan Nasional, LSM Famas Segel Kantor Bawaslu Pamekasan

Selasa, 20 Februari 2024 - 16:42 WIB

Diduga Tekanan Ekonomi, Kakek di Jember Ditemukan Gantung Diri

Senin, 5 Februari 2024 - 18:49 WIB

Akibat Ngantuk Truk Fuso Muatan Paralon Guling Masuk Jurang di Jember

Rabu, 31 Januari 2024 - 19:36 WIB

Insiden Kecelakaan Warnai Kampanye Akbar Paslon 01 di Pamekasan

Jumat, 26 Januari 2024 - 05:40 WIB

Baru Dilantik, Anggota KPPS di Jember Tewas Usai Lompat ke Dalam Sumur

Berita Terbaru

Peristiwa

Kantor PKPN Pamekasan Mendadak Jadi Cafe

Sabtu, 2 Mar 2024 - 17:07 WIB

Peristiwa

Sisi Lain di Demo di Bawaslu Pamekasan

Jumat, 1 Mar 2024 - 23:19 WIB