Datangi Kantor Bawaslu Pamekasan, Netfid Minta Pengawasan Proses Pemilu Ditingkatkan

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Network For Indonesian Democratic Society (Netfid) atau yang dikenal dengan Jejaringan Masyarakat Demokrasi Indonesia Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Rabu, 10 Agustus 2022.

Kedatangan tersebut, melakukan silaturahim, audiensi sekaligus pengenal Netfid Kabupaten Pamekasan.

Hadir pada acara itu, Ketua Netfid Kabupaten Pamekasan, Moh. Sudur, Wakil Ketua Netfid, H. Nasir serta pengurus lainnya. Mereka ditemui, Ketua Bawaslu kabupaten Pamekasan, Abdullah Saidi serta para stafnya

Dalam kesempatannya, mereka (Netfid) meminta Bawaslu Kabupaten Pamekasan meningkatkan pengawasan mulai dari proses pendataan, verifikasi hingga pelaksanaan pemilu tahun 2024.

Baca Juga:  Selama 2021, Angka Lakalantas di Pamekasan Menurun

“Pengawasan punya peran penting untuk menjadikan pemilu yang demokratis sesuai dengan undang- undang nomor 7 tahun 2017. Dimana disitu disebutkan, perinsip- prinsip pemilu, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luberjurdil),” ungkap Ketua Netfid Kabupaten Pamekasan, Moh. Sudur.

Untuk menjadikan tersebut, menurutnya Bawaslu perlu melibatkan berbagai pihak atau organisasi independen untuk melakukan pemantauan.

“Ini perlu masyarakat ajak terlibat aktif untuk mengawal pelaksanaan pemilu, mulai dari proses hingga tuntas, sehingga pemilu semakin baik kedepannya,” tambahnya.

Tidak hanya, Bawaslu juga berperan aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka tidak memilih golput. Kemudian juga mengajak kepada mereka menolak money politik, dan gratifikasi.

Baca Juga:  Ruas Jalan Raya Gulbung Pengarengan Longsor, Ini Imbauan Kasat Lantas Polres Sampang

“Bagaimana sebelum pemilu ini, Bawaslu harus gencar dan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat yang dinilai perlu, seperti pemilih pemula, inikan perlu diedukasi untuk ikut memilih dan menolak money politik,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengatakan pihaknya sudah melakukan atau membuka pendaftaran pengawasan untuk proses pemilu tahun 2024.

Menurutnya, pihaknya mempersilahkan organisasi-organisasi untuk melakukan pendaftaran sebagai pemantau, termasuk organisasi jejaringan masyarakat Indonesia Kabupaten Pamekasan. Hal itu untuk ikut andil dalam melaksanakan tersebut.

“Mohon dukungan dari masyarakat dan tokoh masyarakat, tokoh ulama, media terutama dari teman- teman Netfid, yang tentunya keinginan juga untuk bagaimana pemilu ke depan semakin lebih baik. Ini sangat berterima kasih, atas adanya Netfid di kabupaten Pamekasan,” jelasnya.

Baca Juga:  Bus Wisata Indo Seruduk Truk Bermuatan Batu Bata
Temukan Kami: