Ratusan Warga Bondowoso Ikut Isbath Nikah, Ketua DPRD Beri Apresiasi

- Admin

Selasa, 2 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Ratusan warga di Kabupaten Bondowoso mengikuti isbat nikah di Aula Gusdur, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Selasa, (2/8/2022).

Isbath nikah itu untuk ‘melegalkan’ pernikahan pasangan suami istri yang sebelumnya hanya menikah sah secara agama.

Peserta yang ikut program isbat nikah itu mulai dari remaja hingga kalangan lanjut usia (lansia).

H. Tohari, anggota DPRD Kabupaten Bondowoso dari fraksi PKB menjelaskan, isbath nikah tersebut adalah yang ketiga kalinya.

“Hari ini pesertanya 103 orang. Rata-rata setiap isbat nikah pasti di atas 100 orang. Jadi total sejauh ini 300 orang,” ungkapnya di lokasi.

Baca Juga:  Pembangunan KIHT Dapat Sambutan Hangat dari Warga

Peserta dari kegiatan itu tidak hanya berasal dari Maesan yang masuk dapil yang diwakili H. Tohari.

“Ada juga dari kecamatan Cermee dan lainnya. Sebab saya sudah bukan mewakili dapil, tapi wakil rakyat Bondowoso secara keseluruhan,” tuturnya.

Isbath nikah ini merupakan pokok pokor pemikiran (pokir) H. Tohari, dimana ia menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat.

“Sebab sebelum pernikahan sah secara agama dan pemerintah, maka tidak akan mendapatkan dokumen kependudukan. Otomatis, KTP nya pun masih belum kawin dan KK belum jadi kepala keluarga,” beber legislator asal Maesan itu.

Baca Juga:  Hindari Penularan Covid 19, Pemkab Sumenep Masih Tutup Tempat Wisata

Jika memiliki anak, maka akta kelahiran disebutkan bahwa si anak itu adalah anak ibu.

“Isbath nikah ini sebagai pelayanan untuk memudahkan mendapatkan dokumen kependudukan pada masyarakat,” terangnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bondowoso, Agung Tri Handono menyebut, bahwa dokumen kependudukan yang nanti diterbitkan berlaku surut.

“Artinya jika menikah siri tahun 1990 dan isbat nikah hari ini, maka surat nikahnya nanti ditulis telah menikah di tahun akadnya itu,” paparnya.

Setelah buku nikah keluar, maka menjadi dasar untuk membuat KK, KTP dan dokumen lainnya.

Baca Juga:  APH di Bondowoso OTT Mobil Bermuatan Dua Ton Pupuk Subsidi yang Diduga Diselewengkan

“Jadi dokumen yang terbit nanti berlaku surut,” tegasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir mengapresiasi program isbath nikah massal tersebut.

“Saya sampaikan terima kasih pada pak Tohari. Pada saat pencalonan mewakili dapil, tapi begitu terpilih, maka mewakili seluruh rakyat Bondowoso. Itulah yang disebut dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” tegas Dhafir. (awi)

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru