Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sampang Masih Rendah, Baru 29 Persen

DBHCHT Sumenep

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Cakupan vaksinasi Covid-19 bagi semua kelompok warga di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur terus digenjot oleh Pemerintah daerah setempat, baik dosis pertama atupun dosis kedua. Pasalnya, cakupannya dianggap masih rendah.

Berdasarkan data yang didapat kontributor suarabangsa.co.id, dari Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) setempat per tanggal 3 November 2021 ini, sudah terdapat sebanyak 321.463 warganya yang sudah menjalani penyuntikan vaksin dengan dosis yang lengkap, sebanyak dua tahap.

Jumlah tersebut masih sangat jauh dari target yang dituju, yakni sebanyak 740.927 jiwa.

“Cakupan vaksinasi dosis satu sebesar 29,45 persen atau setara dengan 218.188 jiwa, sementara untuk dosis kedua sebesar 13,94 persen atau setara dengan 103.275 jiwa,” papar Kepala Dinkes KB Kabupaten Sampang, dr Abdullah Najich, Kamis (04/11/2021).

Baca Juga:  Daihatsu Xenia Seruduk Terios di Tol Pandaan-Malang

Lebih lanjut, secara terperinci catatan atas capaian vaksinasi tersebut terbagi menjadi beberapa kelompok sasaran, seperti tenaga kesehatan, petugas publik, warga lanjut usia (lansia), masyarakat umum, remaja, ibu hamil serta Disabilitas.

Hingga saat ini, sudah terdapat 3.138 tenaga kesehatan dan 17.791 lansia yang sudah menjalani vaksinasi, khususnya dosis pertama.

“Untuk masyarakat umum sebanyak 149.260 jiwa, petugas publik sebanyak 44.506 jiwa dan remaja mencapai sebanyak 3.493 jiwa,” tuturnya.

Mengapa perlu vaksinasi? Menurut dia, selain untuk mempercepat kekebalan kelompok (herd immunity). Program vaksinasi sebagai langkah dan upaya Pemerintah untuk mencegah penyebaran serta penularan COVID-19.

Baca Juga:  Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Semeru 2021, Kapolda Jatim Tekankan Anggotanya Jaga Sinergitas

“Namun untuk mencapai dan menuju langkah kekebalan ini, Pemerintah membutuhkan kerjasama semua pihak termasuk warga agar mau divaksin,” ajaknya.

untuk itu, pihaknya bersama para stakeholder dan lintas sektor bakal terus menggenjot percepatan vaksinasi untuk mencapai target demi terciptanya Herd Immunity hingga ke desa-desa.

“Oleh karena itu, kita lakukan beberapa langkah strategis. Serbuan vaksinasi pedesaan kita gencarkan dengan menggandeng seluruh bidan desa, para babinsa dan bhabinkamtibmas,” ucapnya.

“Kita lakukan jemput bola ke desa-desa. Selain itu, TNI-Polri juga terus membantu kami melakukan vaksinasi di sekolah-sekolah dan pondok pesantren,” sambungnya.

Baca Juga:  Peduli Lansia, Rumah Rakyat Sumenep Berikan Bantuan Rumah

Pada kesempatan itu, dr Najich juga mewanti-wanti kepada seluruh masyarakat supaya selalu menerapkan protokol kesehatan. Saat beraktivitas maupun saat menjalani vaksinasi seperti sekarang ini.

“Kita tetap harus berdisiplin menjaga diri dan bersama-sama merintis terbentuknya kekebalan kelompok atau Herd immunity di Kabupaten Sampang ini,” pungkasnya.

Leave a Reply