Disdik Sampang Janji Bakal Panggil Oknum Guru yang Pukul Siswanya

- Admin

Sabtu, 11 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Kasus kekerasan yang menimpa sejumlah siswa kelas VII SMP Negeri I Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur nampaknya akan terus bergulir.

Dinas Pendidikan (Disdik) setempat pun berencana bakal memanggil oknum guru yang telah melakukan aksi kekerasan pada Kamis (09/09/2021) kemarin, untuk dimintai keterangan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sampang, Nor Alam saat dikonfirmasi kontributor suarabangsa.co.id, melalui telepon seluler miliknya mengaku belum mengetahui perihal tersebut. Namun, ia berjanji bakal memanggil pihak sekolah.

Baca Juga:  Petani di Pangarengan Sampang Ini Tetap Bertahan dengan Bajak Tradisional

“Belum tau, saya belum dapat informasi. Senin akan kita panggil dulu oknum guru itu, kita ingin tahu apa penyebabnya hingga guru itu melakukan pemukulan pada murid,” kata Nor Alam secara singkat, Sabtu (11/09/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah siswa yang masih duduk di kelas VII diduga menjadi amuk sang guru lantaran ada kesalahpahaman saat proses belajar mengajar sedang berlangsung. Ada sekitar 10 orang siswa yang jadi korban pemukulan.

Saat itu, para siswa tersebut terjadi karena mereka diduga membuat kegaduhan dalam kelas. Ditengarai karena hal inilah, mereka dipukul hingga memar dan benjol di kepala. Tak hanya itu, para siswa pun dijemur di lapangan lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Akhirnya Dishub Sampang Perbaiki Traffic Light yang Rusak

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru