Terdampak Pandemi Covid- 19, Seribu Warga Mojokerto Digelontor Beras dan Masker

MOJOKERTO, SUARABANGSA.co.id – Pihak Kepolisian bersama TNI membagikan 10 ton beras dan 20.000 masker ke seribu keluarga terdampak ekonomi pandemi COVID – 19 di Kabupaten Mojokerto.

Pembagian bantuan sosial itu dilakukan langsung dari pintu ke pintu (door to door) untuk menghindari terjadinya kerumunan warga.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dan Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto memimpin secara langsung pendistribusian bansos tersebut dengan mengerahkan Bhabinkamtibmas serta Babinsa guna mengirim beras dan masker ke rumah – rumah warga yang terkena dampak ekonomi pandemi COVID-19.

“Sasaran sesuai data dari Dinas Sosial yang sudah kami cek langsung di lapangan. Yakni masyarakat terdampak pandemi, seperti korban PHK dan keluarga korban COVID-19 yang meninggal dunia. Kami bagikan dari pintu ke pintu agar tidak menimbulkan kerumunan,” Ujar Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander di Mapolres Mojokerto, Kamis (3/6/2021).

Ia menjelaskan, 10 ton beras dan 20.000 masker hari ini didistribusikan ke 1000 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 14 kecamatan wilayah hukum Polres Mojokerto. Setiap keluarga menerima 10 Kg beras dan 20 lembar masker medis. Beras dan masker tersebut merupakan bantuan dari Yayasan Budha Tzu Chi Jatim.

“Ini adalah bentuk empathy building kami kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat terdampak pandemi COVID-19. Bantuan masker supaya dipakai untuk mematuhi prokes agar kita semua terbebas dari COVID-19, ” pungkasnya.

Baca Juga:  Bawa Sabu, Pedagang Bakso Keliling Ini Tak Akan Jualan Lagi

Leave a Reply