Tanpa Sosialisasi, Bank Jatim Cabang Sampang Blokir Rekening ASN

- Admin

Kamis, 1 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur harus menunggu gaji mereka cair lebih lama. Gaji yang biasa dicairkan pada awal bulan hingga kini belum cair. Pencairan gaji yang terlambat dikabarkan karena pemblokiran sepihak oleh Bank Jatim.

Beberapa ASN yang ditemui suarabangsa.co.id, Kamis (01/04/2021) mengaku tidak bisa mencairkan gajinya karena tabungannya mendadak diblokir pihak bank.

Sebagian mengaku menabung di Bank Jatim dan hendak mengambil tabungan, tetapi ternyata diblokir. Konon pemblokiran itu untuk jaminan pinjaman kredit multiguna di Bank Jatim.

Baca Juga:  Salut! Anggota Satlantas Polres Sampang Ini Bantu Dorong Pengendara Motor yang Habis Bensin

“Saya memang punya utang, tetapi kan dengan jaminan SK PNS. Meskipun seorang ASN punya tanggungan (pinjaman) pada Bank Jatim, tidak boleh rekening gajiannya diblokir seperti itu,” kata seorang ASN yang namanya enggan disebutkan.

Menurut Bank Jatim, kata ASN itu, bahwa tabungan nasabah yang punya kredit, dipakai sebagai jaminan untuk kredit multiguna. Karena itu, tabungan pribadi ASN pun juga diblokir sebagai jaminan kreditnya di bank itu.

“Padahal saya kredit dengan jaminan SK PSN, dan buku tabungan saya pribadi terpisah dari kredit multiguna itu. Sekarang saya butuh dana, sementara gaji saya tidak bisa cair. Mengapa tidak konfirmasi dulu,” keluhnya.

Baca Juga:  Buntut Kasus Pembacokan, Keluarga Korban Ramai-ramai Datangi Polsek Robatal Sampang

Dirinya pun menyayangkan apa yang dilakukan oleh pihak Bank Jatim itu. Menurutnya, dengan sikap secara sepihak dari Bank, dapat merugikan nasabah serta melanggar peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang perlindungan konsumen Bank.

Menurutnya, dirinya memang memiliki pinjaman di Bank milik Pemrov Jawa Timur itu. Namun, bank seharusnya tidak melakukan pemblokiran hanya untuk memenuhi pembayaran pinjaman.

“Harusnya jika ada ketentuan semacam ini, semestinya ada sosialisasi terlebih dahulu ke nasabah. Agar nasabah tidak dirugikan. Ini tidak ada konfirmasi sama sekali dari bank,” kesalnya.

Baca Juga:  Terungkap, Ini Identitas Pria Bersimbah Darah yang Dibacok OTK di Ketapang Sampang

Sementara itu, hingga berita ini dilansir, Bank Jatim cabang Sampang belum dapat dihubungi.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB