BPBD Pamekasan Terus Lakukan Droping Air Bersih

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan terus melakukan droping air bersih.

Meskipun memasuki musim penghujan, namun sejumlah daerah kekeringan di Pamekasan masih membutuhkan air bersih.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Akmalul Firdaus mengatakan bahwa saat ini masih transisi dari kemarau ke musim penghujan.

“Transisi dari musim kemarau ke musim penghujan khususnya di Kabupaten Pamekasan kita tetap drouping air bersih untuk 77 Desa dan 311 Dusun,” terang Firdaus.

Firdaus menegaskan, untuk pengiriman air bersih sudah dimulai dari bulan Agustus hingga akhir bulan Oktober dan itu sudah sesuai SK Bupati.

Baca Juga:  Bawa Sabu ke Area SPBU Pakong Pamekasan, Pria Asal Sampang Ditangkap Polisi

“Untuk wilayah yang sudah turun hujan, pihaknya masih butuh kajian, apakah pengiriman air bersih dilanjutkan sampek hingga akhir bulan Oktober atau dihentikan,”imbuhnya.

Pria yang akrap disapa Firdaus juga menyampaikan untuk saat ini pengiriman bantuan air bersih sedikit terkendala oleh akses jalan karena faktor hujan di beberapa wilayah.

Firdaus juga menambahkan, setelah akhir Oktober pihaknya masih akan kordinasi dengan pihak BMKG, apakah di kabupaten Pamekasan masih berpotensi kekeringan.

Selain itu Firdaus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap selalu waspada terhadap perubahan musim sekarang ini.

Baca Juga:  Garda Bangsa Sumenep Tegaskan Dukung Hairul Anwar Sebagai Bacawabup

“Dan memasuki musim penghujan. Kami harapkan masyarakat waspada akan terjadinya bencana, misal banjir karena luapan air sungai, tanah longsor, angin puting beliung dan pohon tumbang,” paparnya.

Firdaus berharap masyarakat juga tanggap akan terjadi bencana dan segera melaporkan setiap kejadian didaerahnya.

“Masyarakat segera melapor apabila terjadi bencana didaerahnya, bisa kekantor Kecamatan, Polsek, Koramil atau langsung pada kami, agar kami bisa dengan cepat memberi bantuan kedaruratan bencana bersama dinas terkait lainnya,” pungkasnya.

Leave a Reply